Title: The Pack (Original
title : La Meute)
Year : 2010
Genre: Horror
Genre: Horror
Duration: 1 hr 24 mins
Directed by: Franck Richard
Written by: Franck Richard
Starring: Emilie Dequenne, Benjamin Biolay, Philippe Nahon, Yolande Moreau Fright Rate : *** (3/5)
Directed by: Franck Richard
Written by: Franck Richard
Starring: Emilie Dequenne, Benjamin Biolay, Philippe Nahon, Yolande Moreau Fright Rate : *** (3/5)
The
Pack (2010) : Another Weird French Horror
Belakangan
ini, entah kenapa, tiba-tiba film-film yang saya tonton kebanyakan berbau
Perancis. Baik itu sutradaranya, maupun memang filmnya produksi Perancis. Negara
ini memang patut diperhitungkan dalam
kancah film horror. Banyak film-film horror asal Perancis yang sangat sayang
sekali dilewatkan horror-freak.
Sutradara asal Perancis juga boleh dibilang kreatif dan lumayan inovatif dalam
menciptakan ketakutan baru di genre
horror. Meski terkadang masih terjebak dengan klise-klise lama, namun film-film
horror Perancis masih layak tonton dan terkadang sangat menghibur. Terkadang
visualisasinya malah sangat artistik di mata saya (terutama adegan slasher/gore yang proporsional). Belum
lagi ditambah adanya pesan moral (berupa kritik atau berbagai hal yang satir)
juga ikut divisualisasikan, hingga dunia sinema memiliki istilah tersendiri
bagi jenis film-film horror asal Perancis ini yaitu French New Wave dan New
French Extremity. Sebagai contoh, salah satu film Perancis yang menjadi
pelengkap koleksi film horror saya adalah Haute Tension (High Tension) yang
disutradarai Alexandre Aja. Masih ada juga Frontier(s)-nya Xavier Gens yang
sangat sayang untuk dilewatkan, hingga Martyrs-nya Pascal Laugier.
Tahun
2010 lalu, ada sebuah film horror Perancis-Belgia besutan sutradara Franck
Richard yang mendapat kehormatan menjadi official
selection festival film Cannes di tahun yang sama. Film ini juga menjadi
debut pertama Franck Richard sebagai sutradara. Judul aslinya La Meute, tapi
judul distribusi internasionalnya jadi The Pack. Philippe Nahon yang sempat
mendukung Haute Tension, muncul di jajaran cast
The Pack. Film ini juga sempat menyabet beberapa penghargaan di tahun yang sama
pada Screamfest (untuk kategori Best Special Effect) dan New York City Horror
Film Festival (untuk kategori Best Screenplay dan Best Actress). Berdasarkan info
yang diperoleh dari mbah Google, sempat terjadi penghentian outdoor screening film ini di Cannes
karena pihak panitia menginginkan The Pack hanya boleh ditonton oleh yang
berusia 16 tahun ke atas saja, karena unsur gore
dan violence-nya yang sangat
mendominasi.
Cerita
diawali dengan adegan seorang gadis muda bernama Charlotte (Emilie Dequenne)
yang sedang melakukan perjalanan dengan mobilnya di sebelah utara Perancis. Pas
di tengah perjalanan, Charlotte memberikan tumpangan pada seorang pria tak
dikenal (lambat laun diketahui namanya Max, diperankan aktor Benjamin Biolay),
demi menghindari gangguan dari geng motor “maho”. Mereka akhirnya memutuskan
untuk beristirahat sejenak di sebuah bar yang dikelola oleh seorang wanita
misterius La Spack (Yolande Moreau). La Spack juga menyelamatkan Charlotte dan
Max dari percobaan perkosaan yang dilakukan geng motor “maho” tadi. Namun,
terjadilah peristiwa aneh saat Max masuk ke toilet buat pipis sebentar,
ternyata Max nggak keluar-keluar lagi dari toilet. Charlotte yang penasaran
akhirnya melaporkan hal ini pada Chinaski (Philippe Nahon), seorang pensiunan
polisi yang juga ikut berkunjung di bar La Spack. Karena nggak sabar dan juga
penasaran tentang apa yang terjadi, malam harinya Charlotte menerobos masuk ke
bar untuk mencari Max. Ternyata kejadian ini memang “jebakan betmen” yang
dibikin sama si La Spack buat ngumpanin Charlotte sama anak didiknya yang
berupa zombie haus darah.
Banyak
hal yang bikin saya ngakak saat
menonton The Pack. Mulai dari joke
satir yang diceritakan Charlotte pada Max tentang penjara yang diisi oleh
pemerkosa, masokis, pembunuh, necrophilic
dan arsonist hingga T-Shirt bertulisan
aneh-aneh yang dipakai Chinaski. Plot-nya juga sedikit melompat-lompat, jadi
kalau ngantuk saat nonton film ini, jangan bingung menikmati adegan-adegan yang
kelihatannya nggak nyambung padahal sebenarnya masih ada korelasi. Twist yang dikembangkan oleh Richard
juga bikin film ini jadi lumayan seru, meski kadang bisa kita prediksi nanti
hasil akhirnya seperti apa. Ide ceritanya cukup original menurut saya, karena
merupakan mix antara horror
psikologis, body horror, dan tentu
saja, zombies. Franck Richard nampaknya
lebih banyak dipengaruhi oleh aliran New
French Extremity dalam menggarap film ini karena sarat dengan adegan gore dan torture yang eksplisit. Ending-nya
juga sengaja dibikin menggantung, hingga bisa menimbulkan debat antar penonton
tentang apa yang sebenarnya terjadi. Karena saya kebetulan nontonnya sendiri
aja, jadinya saya punya interpretasi sendiri tentang ending dan plot film ini,
tanpa berdebat. Richard juga membebaskan penontonnya dalam mereka-reka sendiri
jalan cerita film ini, makanya nggak semua hal diungkap oleh Richard disini.
Gadget yang digunakan
disini untuk proses eksploitasi sang korban sedikit mengingatkan saya pada
film-film Saw, namun nampak lebih sederhana, nggak kompleks seperti yang ada di
Saw. Zombie-zombienya juga kelihatan keren, apalagi saat mereka baru muncul
dari dalam tanah (oopss…spoiler...),
mengingatkan saya pada cerita di buku-buku bacaan horror jaman dulu. Dalam The
Pack, Richard nampaknya ingin sesegera mungkin menakuti penontonnya, tanpa
membuang banyak waktu. Film ini juga nampak unik di mata saya; horrornya
termasuk agak aneh karena lumayan diluar pakem dan ditambah humor-humor satir
yang cukup bikin kita tertawa saat menontonnya. Mungkin memang tak seserius
Martyrs ataupun Frontiere(s), tapi saya sangat menikmati film ini. Sudah pasti,
The Pack akan masuk dalam koleksi film horror saya.






yahhh.. weird french.. gak begitu demen film french sih.. meskipun asia khususnya Jepang agak2 gak masuk akal juga tapi tetap ajah lebih suka asia daripada french... mungkin soal selera ajah.. nice review gan...
BalasHapus---------------------------------------------------------
BANDARDARAT.COM menyediakan pasaran :
-SINGAPORE
-NAGOYA
-WINA
-HONGKONG
-SYDNEY
-TORONTO
Minimal Depo WD Rp. 50.000,-
Hubungi Kami di :
Website : BandarDarat.com
Call Centre : +855-17-459008
YM : Cs_bandardarat
BBM : 59152AF5
Livechat : BandarDarat.com
Link Daftar : http://goo.gl/qhHE5V
Like Facebook : https://www.facebook.com/BandarDaratcom-484914535016763/
Join Grup : https://www.facebook.com/groups/557708171044424/