Kamis, 22 November 2012

Adam Chaplin (2011) : Eksotisme Splatter Movie Italia Ala Manga




Title : Adam Chaplin
Year : 2011
Genre : Action/Horror
Duration : 1 hr 26 mins
Directed by : Emanuele De Santi
Written by : Emanuele De Santi
Starring : Emanuele De Santi, Giulio De Santi, Alessandro Gramanti, Paolo Luciani
Fright Rate : **** (4/5)

Adam Chaplin (2011) : Eksotisme Splatter Movie Italia Ala Manga


Siapa yang tak kenal dengan manga ? Komik Jepang ini seakan menjadi sebuah textbook bagi remaja (bahkan anak-anak) yang hidup di milennium ini. Jepang memang boleh dikatakan banyak memberikan inspirasi bagi hampir seluruh pop culture yang berkembang saat ini di seluruh dunia, termasuk di industri film. Bahkan, beberapa kali nyata-nyata industri film di Hollywood me-remake beberapa film J-Horror, meski hasilnya rata-rata mengecewakan akibat Hollywood terlalu mengedepankan sisi “bule” alias masih terlalu kebarat-baratan dalam mengadaptasi sebuah J-Horror, walhasil Hollywood gagal membungkus dan mentransfer nuansa kengerian dan ketakutan yang kita peroleh saat menonton J-Horror yang sesungguhnya. Namun, dibalik itu semua, ada seorang sutradara yang sekaligus aktor asal Italia bernama Emanuele De Santi, mencoba untuk memberikan visualisasi ala manga pada film berbahasa Italia berjudul Adam Chaplin ini.




Sedikit menyinggung kembali tentang manga, dari beberapa action manga tempo dulu yang sempat saya baca macam Tiger Wong atau Fist of North Star (maaf kalau judulnya salah karena sangat jarang baca action manga) selalu sarat dengan visualisasi adegan kekerasan yang eksplisit. Namun, apa jadinya jika bahasa gambar yang ada di manga tersebut divisualisasikan menjadi suatu gambar bergerak macam film misalnya. Jika masih berupa film animasi alias film kartun, mungkin tak akan banyak pengaruhnya karena semua bisa tervisualiasi dengan cukup apik, seperti sebuah komik yang bergerak. Hal yang dilakukan oleh De Santi melalui Adam Chaplin ini adalah menampilkan visualisasi manga tersebut menggunakan medium manusia asli (bukan gambar komik) ditambah sentuhan teknologi spesial efek, hingga efek splatter yang sering muncul di sebuah manga dapat ditampilkan bak aslinya. Seperti apa hasilnya ? Jika masih tertarik untuk mengetahui tentang film ini, silahkan lanjutkan membaca review, karena saya tak menjamin bisa menahan beberapa spoiler yang mungkin akan muncul.


Adam Chaplin (Emanuele De Santi) sama sekali nggak punya hubungan apapun dengan Charlie Chaplin atau keluarga Chaplin lainnya. Adam Chaplin hanyalah seorang pria yang hidup di sebuah kota bernama Heaven Valley dan ingin menuntut balas atas kematian istrinya yang telah disiksa dan dibunuh oleh geng penjahat penguasa kota tersebut yang dipimpin oleh Denny Richards. Saking marahnya Adam dan juga karena nggak percaya sama makhluk yang namanya polisi, akhirnya dia memutuskan untuk meminta bantuan pada Derek, semacam iblis yang akhirnya memberi Adam kekuatan super. Dengan kekuatan super inilah Adam berkelana menyusuri kota mencari keberadaan Richards demi menuntaskan dendamnya. Ini sebenarnya hanyalah sebuah klise yang kerap muncul di berbagai genre film tentang kebaikan melawan kejahatan dan sudah barang tentu bukan suatu hal yang amat istimewa.


Jika yang dicari di Adam Chaplin adalah kekuatan cerita atau skenario film yang bagus, silahkan untuk kecewa seberat-beratnya. Premis yang diangkat di film ini sangatlah sederhana, cuma tentang balas dendam, nggak kurang dan nggak lebih.Tapi titik berat gaya bertutur De Santi di film ini adalah lebih ingin mengedepankan visualisasi ala manga secara hampir 98% akurat (karena 2%-nya adalah akting dari para bintang yang mendukung film ini). Lihat saja splatter dan kekerasan ekstrim  yang amat memanjakan mata dan muncul sepanjang film diputar. Mulai dari muncratan darah yang hampir setiap saat muncul, kepala yang diinjak-injak  sampai gepeng, hingga aksi bakar tubuh sampai gosong. Cenderung agak  lebay dan repetitif juga sih, tapi memang disitulah sebenarnya kekuatan sebuah splatter  film yang sering mendominasi di teater-teater grindhouse.  

Meski  film ini dikerjakan dengan low-budget dan juga adalah sebuah film indie, tapi kualitas splatter-nya membuat film macam Hobo With The Shotgun jadi terkesan “mild”. Terkadang ditemui juga adegan-adegan yang bikin saya tertawa ngakak karena sama sekali nggak masuk akal, tapi akhirnya saya kembali sadar bahwa Adam Chaplin hanyalah sebuah perwujudan komik belaka yang nggak perlu terlalu dipikir serius apalagi dicerna terlalu berat. It’s purely an entertainment for cult and splatter movie fans, in manga ways . Disinilah saya juga merasakan bahwa De Santi memang ingin membuat film ini sebagai sarana untuk bersenang-senang saja, tanpa perlu memikirkan seperti apa jalan cerita yang bagus, bagaimana membuat penonton menjadi terkecoh akibat twist yang berkembang sepanjang film apalagi bagaimana kekuatan karakter tokoh antagonis atau protagonisnya. De Santi is really having fun in this movie. Ini baru fitrah sebuah film yang sebenarnya menurut saya. Bagaimana membuat penonton menjadi senang dan bergembira saat menonton suatu film, bukan malah nambahin pikiran penonton sepulang dari bioskop.


Demi menambah kesan kelam dan misterius, film ini tampil dengan nuansa biru yang cenderung gelap. Tapi untuk mengimbangi hal tersebut, De Santi menggunakan nuansa merah darah hingga film ini jadi kelihatan sangat kontras eksekusinya. Pengambilan gambarnya juga kebanyakan close up. Karakter-karakter di film ini penampilannya misterius tapi sekaligus komikal. Adam Chaplin digambarkan hampir mirip sang dewa petir Rayden dari video game Mortal Kombat. Sedangkan Denny Richards tampil memakai topengnya Leonardo Di Caprio di The Man in The Iron Mask. Dari segi akting, nggak ada yang istimewa, semuanya biasa saja karena ekpresi yang dibutuhkan paling banyak di film ini hanya ekspresi kesakitan dan marah, hampir minus ekspresi takut. Mengenai efek spesial, HABS (Hyperrealistic Anime Blood Simulation) adalah kata kunci yang membuat film ini jadi sangat menarik untuk ditonton. HABS inilah yang bertanggungjawab menjadikan efek darah yang bermuncratan hampir sepanjang film jadi kelihatan indah dan nggak terkesan murahan. Bagi yang tertarik untuk mengetahui apa itu HABS, silahkan baca disini.

 
Adam Chaplin adalah suatu film yang sangat menghibur bagi saya. Lupakan soal skenario/plot yang bagus dan bikin penonton penasaran dan berujung mikir sepanjang film. Lupakan juga soal karakterisasi dan akting yang menawan, karena itu semua nggak dijual disini. Sekali lagi, Adam Chaplin hanyalah murni sebuah film splatter yang ingin mengajak para cult and splatter movie fans bersenang-senang, dengan media visualisasi layaknya sebuah manga. Jika telah terbiasa nonton film macam Tokyo Gore Police dan Hobo With The Shotgun serta menganggap kedua film ini memberikan orgasme visual saat menonton, maka Adam Chaplin juga bisa dipertimbangkan untuk ditonton, karena itulah yang diberikan oleh De Santi sepanjang film diputar. Nggak kurang dan nggak lebih.

             

5 komentar:

  1. Ini kok keliatan kayak RIKI-OH, tapi dengan cita rasa Italia, ya? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, anda benar. Saya lupa masukin Riki Oh sebagai referensi pembanding. Makasih udah diingetin :D

      Hapus
  2. Akhirnya, nemu juga pelm ini. Cuma belon sempet ditonton, masih ngantri.

    BalasHapus
  3. artikelnya selalu menarik..
    tapi up datenya jangan terlalu lama yah :D
    thank ya sangat membantu
    kalau mau tau rahasia cantik para artis main ke web ku yaa ^_^
    index:beauty water.id - index:obatkuatalong.com - index:pembesarpenisjakarta.com
    obat kuat
    obat kuat pria
    obat pembesar penis
    vimax asli
    pembesar penis jakarta
    sex toys wanita
    obat perangsang
    obatkuatalong.com - juraganobatimport.com

    BalasHapus
  4. bener.. ini pure buat yang hobi liat aksi berdarah2 aja.. ceritanya hmmmmmm gtu deh..

    -------------------------------------------------------

    BANDARDARAT.COM menyediakan pasaran :
    -SINGAPORE
    -NAGOYA
    -WINA
    -HONGKONG
    -SYDNEY
    -TORONTO
    Minimal Depo WD Rp. 50.000,-
    Hubungi Kami di :
    Website : BandarDarat.com
    Call Centre : +855-17-459008
    YM : Cs_bandardarat
    BBM : 59152AF5
    Livechat : BandarDarat.com
    Link Daftar : http://goo.gl/qhHE5V
    Like Facebook : https://www.facebook.com/BandarDaratcom-484914535016763/
    Join Grup : https://www.facebook.com/groups/557708171044424/

    BalasHapus