Kamis, 03 Mei 2012

Intruders (2012) :Teror Si Hantu Muka Rata


Title: Intruders 
Year : 2011/2012
Genre: Horror/Thriller 
Duration: 1 hr 40 mins
Directed by: Juan Carlos Fresnadillo
Written by: Nicolas Casariego (screenplay), Jaime Marques (screenplay)
Starring: Clive Owen, Carice van Houten, Izan Corchero 
Fright Rate : * (1/5)



Intruders (2011) :Teror Si Hantu Muka Rata





Rasa-rasanya belakangan ini tak cukup banyak film-film yang beredar mengangkat tema horror supranatural. Entah karena pecinta film horror yang sekarang sudah nggak mempan lagi ditakut-takuti dengan segala macam hantu-hantuan, atau mungkin sekarang sedang nggak nge-trend saja, saya juga kurang mengerti. Tapi nampaknya Juan Carlos Fresnadillo ingin memanfaatkan kekosongan di dunia horror supranatural dengan membuat Intruders. Dan Fresnadillo mengangkat tema tentang hantu muka rata (nama kerennya jadi Hollow Face di film ini) yang suka sembunyi di lemari dan gangguin anak-anak kecil. Bukan suatu tema yang original sih sebenarnya, tapi itu semua bergantung pada eksekusi sang sutradara, mau buat penonton terkencing-kencing ketakutan atau hanya sekedar ngagetin aja, itulah hal yang serasa tak pernah habis di dunia sinema. Apalagi Fresnadillo di film ini ingin membuat suatu teror yang dilakukan oleh sang makhluk halus bersifat multilokasi. Mari kita lihat hasil kerja Fresnadillo di Intruders ini.



Ceritanya diawali dengan teror dari makhluk halus bernama Hollow Face yang dialami oleh seorang bocah kecil bernama Juan (Izan Corchero) di Madrid. Entah apa dosa Juan hingga Hollow Face tiap malam selalu datang ke rumahnya dan menakut-nakutinya. Di bagian negara yang lain yaitu Inggris, seorang gadis kecil bernama Mia (Ella Purnell) juga diteror oleh Hollow Face setelah menemukan sebuah catatan kecil tentang cerita makhluk tersebut di sebuah lubang pohon. Mia mempunyai kemampuan story-telling yang menawan, sehingga dia tertarik mengangkat kisah Hollow Face untuk dijadikan bahan tugas sekolahnya. Namun sejak itulah, Hollow Face selalu datang untuk melakukan tugas utamanya di film ini yaitu melakukan teror pada Mia. Anehnya, yang percaya bahwa Hollow Face itu benar-benar ada dan bukan khayalan hanyalah ayah Mia (Clive Owen), karena satu-satunya orang yang bisa melihat Hollow Face selain Mia adalah ayahnya. Bahkan sang ayah juga bertarung hebat dengan Hollow Face di suatu waktu. Hingga suatu saat Mia tak dapat lagi berbicara dan ahli jiwa yang merawat Mia memutuskan untuk memisahkan Mia dari ayahnya karena Mia dianggap berbagi trauma psikosomatis dengan sang ayah. Sementara itu di Madrid, ibu Juan yang putus asa karena tiap malam Juan selalu berteriak-teriak ketakutan, akhirnya meminta bantuan seorang pastor untuk mendoakan anaknya dan mengadakan upacara pengusiran setan. Tapi nampaknya semua itu sia-sia saja karena Hollow Face masih tetap keras kepala dan tetap ingin memiliki jiwa Mia dan Juan.




Intruders sebenarnya memiliki cerita yang cukup solid, meski di pertengahan film sempat membuat mata jadi agak mengantuk. Dua plot yang dikembangkan oleh Fresnadillo nampak sedikit timpang karena lebih banyak menyoroti kehidupan dan traumanya Mia ketimbang kehidupan Juan. Sedikit twist menjelang akhir cerita akan membeberkan apa yang sebenarnya terjadi selama film diputar. Sayangnya, unsur spooky dan creepy yang ditampilkan oleh Fresnadillo nampak mild bagi penggemar film horror yang jam terbangnya sudah tinggi. Apalagi CGI yang ditambahkan juga tak banyak berarti bagi film ini dan malah terkesan “kacangan”. Secara umum, Intruders di mata saya nampak seperti ingin menghadirkan nuansa spooky-comedy ala Boogeyman atau Drag Me To Hell-nya Sam Raimi dan mengawinkannnya dengan dramatic-horror khas Guillermo del Toro. Tapi jadinya “gatot” alias gagal total karena dua aliran tadi sangat susah bercampur jadi satu di tangan Fresnadillo. Yah, kita doakan saja, semoga di masa depan Fresnadillo mampu berkarya lebih baik lagi ketimbang Intruders ini.


1 komentar: