Kamis, 12 April 2012

Gone (2012) : Aksi Bodoh Si Gadis Berambut Pirang



Title: Gone
Year : 2012
Genre:
Thriller/Crime/Drama
Duration: 1 hr 30 mins
Directed by:
Heitor Dhalia
Written by:
Allison Burnett
Starring:
Amanda Seyfried, Jennifer Carpenter, Wes Bentley   
Thrill Rate : * (1/5)

Gone (2012) : Aksi Bodoh Si Gadis Berambut Pirang


Sudah terlalu banyak film-film yang mengangkat tema tentang penculikan dengan berbagai versi, sehingga terkadang membuat para pembuat film (terutama di Hollywood) kekurangan ide untuk mengolah tema tersebut menjadi sebuah tontonan yang menarik (baca:menegangkan). Hal itu nampak jelas pada film berjudul Gone ini. Meski telah menggunakan Amanda Seyfried sebagai magnet untuk menarik minat para penonton bioskop, namun nampaknya hal itu tak membawa banyak pengaruh pada Gone dan malah cenderung menambah buruknya film ini. Tapi jika anda adalah seorang fanatic fan dari Seyfried, mungkin sudut pandang dalam menilai Gone bisa berbeda, dan bisa saja menilai film ini sebagai salah satu film terbaik dari Seyfried. Yang jelas, satu prinsip dalam menonton film yang tetap harus dipegang teguh adalah bahwa film yang ditonton haruslah dapat menghibur penontonnya, baik dari segi apapun. Dan bagi saya, Gone tak terlalu menghibur karena saya tak dapat menemukan unsur hiburan di film ini.


Gone disutradarai oleh Heitor Dhalia dan sebagai penulis ceritanya adalah Allison Burnett. Seperti yang telah saya tulis diatas, Gone mengambil tema tentang penculikan.  Yang diculik disini adalah Molly, adik Jill Conway (Amanda Seyfried). Jill sendiri telah mengalami trauma akibat penculikan terhadap dirinya, namun herannya, tanda-tanda bekas penculikan atau penyiksaan tak nampak pada Jill, sehingga polisi yang menangani kasus penculikannya jadi meragukan keterangan yang diberikan Jill. hingga dia dianggap gila dan harus menjadi penghuni sebuah rumah sakit jiwa dalam waktu yang lumayan lama. Khas seperti film tentang penculikan lainnya, lagi-lagi polisi tak percaya pada laporan Jill tentang adiknya yang diculik, apalagi dengan latar belakang Jill yang pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Akhirnya Jill memutuskan untuk mencari sendiri adiknya tanpa bantuan polisi, dan harus menghadapi sang penculik yang telah membuatnya trauma hingga kini.


Dari rata-rata film thriller/horror Hollywood yang saya tonton, jika ada salah satu karakter yang cantik dan berambut pirang, pasti digambarkan bodoh dan rata-rata mati duluan. Begitu pula yang saya temukan di Gone ini dengan karakter Jill. Jill malah jadi buronan polisi karena kebodohannya, bukan karena keadaan yang memaksa dia untuk bertindak bodoh. Dari 30 menit pertama film ini diputar, sudah nampak Jill yang sembrono dan sangat gegabah dalam bertindak. Saya jadi teringat dengan pertanyaan salah satu teman saya yaitu, “Why the blonde chick in the movie always did the dumb thing ?”. Saya cuma bisa nyengir dan nggak bisa jawab karena pakemnya rata-rata selalu begitu di setiap film yang sudah saya tonton. Bicara soal cerita film Gone, tidak ada sesuatu yang istimewa sama sekali. Malah ceritanya cenderung terlalu dangkal, nggak masuk akal dan nggak ada serunya sama sekali. Mungkin memang film ini sengaja dibuat hanya untuk mengekploitasi kecantkan Amanda Seyfried saja, demi memuaskan para fanatic fans Amanda, tanpa didukung cerita yang bermutu. Tidak ada lagi hal yang menarik untuk dibahas tentang film ini karena Gone adalah totally a crap movie bagi saya. Jadi kesimpulannya, jika anda adalah seorang fanatic fan dari Amanda Seyfried, silahkan memuaskan mata dengan menonton Gone, karena Amanda mendapat porsi 90%  di-shoot di film ini. Tapi jika lebih mementingkan cerita dan ketegangan nonton film thriller, sebaiknya berpikir ulang sebelum nonton film ini.
 
 

7 komentar:

  1. Nice review. Jelek ya? Tampang Amanda terlalu 'manis' untuk jadi cewek jagoan. Saya bukan fans Amanda jadi pass film ini.

    "Why the blonde chick in the movie always did the dumb thing ?”
    Heck. Satu2nya cewek blonde badass yg saya kagumi itu Driver dari Kill Bill. Villain? Sebodo amat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo ngomongin Elle Driver, jadi inget sama Frigga (They Called Her One Eye)...

      Hapus
    2. Kabarnya Tarantino terinspirasi dari dia. Eh, tapi si Frigga itu blonde atau brunette ya? Udah lupa.

      Hapus
    3. Frigga itu brunette, tapi nggak tau deh warna asli rambutnya :)

      Hapus
  2. Gamau buang2 waktu deh untuk nonton film ini, padahal filenya ada di laptop

    BalasHapus